Minut Kembali Naik Level, Kinerja Kadis Kesehatan Dipertanyakan

  • Whatsapp

Minahasa Utara, Warta1.net- Kinerja Kepala Dinas Kesehatan Stella Safitri dipertanyakan, setelah adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 berdasarkan surat Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 04 Tahun 2022 tentang PPKM.

Sebelumnya, diketahui 14 Januari 2022 lalu Kabupaten Minut telah berada pada level 1 PPKM, untuk itu kinerja Kepala Dinas Kesehatan saat ini menjadi pertanyaan dan sorotan dari berbagai pihak.

Bacaan Lainnya

Dengan tegas Anggota DPRD Minut Stendy Rondonuwu meminta, Kadis Kesehatan fokus pada penanggulangan penanganan Covid-19.

“Kami menyarankan agar Kadis kesehatan sebaiknya memilih sebagai kepala dinas atau praktek dokter umum. Jangan sampai fokus Kadis terhambat kinerjanya hanya karena ingin cepat pulang untuk membuka praktek,” tegas Rondonuwu.

Lebih lanjut dikatakan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Minut, dengan pagu anggaran sebesar 10 persen dari APBD, seharusnya Dinas Kesehatan fokus dengan tugas utama di masa pandemi Covid-19 ini.

“Kadis Kesehatan saat ini tidak dapat menjalankan amanah yang dipercayakan oleh Bupati dan Wakil Bupati. Kami berharap Kadis fokus pada tupoksi sebagai eselon II. Dengan naiknya status level PPKM ini, saya kira akan berdampak pada berlangsungnya event internasional di Minut. Kami minta Bupati dan Wakil Bupati perlu melakukan evaluasi atas kinerja Kadis kesehatan,” kata Rondonuwu.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan dokter Stella Safitri membenarkan jika Kabupaten Minahasa Utara naik status level 2.

“Iya benar kita di level 2. Kita tengah mencari tahu indikator naiknya status level PPKM Minut. Memang saat ini untuk capaian vaksinasi sudah baik. Untuk Lansia sudah pada angka 69 Persen, yang berKTP dewasa 75 persen dan anak-anak usia sekolah sesuai data manual sudah mencapai 74 persen,” ucap Safitri.

Diketahui, dokter Stella Safitri berada pada peringkat ketiga hasil Pansel untuk Asesmen calon Kadis Kesehatan 2019 lalu, dan dokter Allain Beyah menempati peringkat pertama diiikuti dokter Lucky Waworuntu pada peringkat kedua dari hasil Pansel saat mengikuti Asesmen lalu.

(Jap)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.